Patung Terkenal Sedunia Ini Ternyata Belum Selesai Lho

Patung Terkenal Sedunia Ini Ternyata Belum Selesai Lho

Patung Terkenal Sedunia Ini Ternyata Belum Selesai Lho – Patung adalah benda tiga dimensi karya manusia yang diakui secara khusus sebagai suatu karya seni. Orang yang menciptakan patung disebut pematung. Tujuan penciptaan patung adalah untuk menghasilkan karya seni yang dapat bertahan selama mungkin.

Tidak ada yang tahu kapan inspirasi dan ide cemerlang datang. Entah saat kamu tengah makan, tengah di kamar mandi, atau saat kamu tengah mengerjakan satu hal. Nah, terlebih saat kamu sedang mengerjakan karya tertentu!

Tiba-tiba inspirasi datang, dan karya yang tengah dikerjakan malah terbengkalai. Hasilnya, selamanya work in progress (WIP)! Tak hanya di masa kini, tenyata seniman zaman dulu pun mengalami hal yang sama, yaitu teralihkan oleh ide-ide lain. Alhasil, inilah login idn poker99 via aplikasi patung yang sebenarnya belum sempat diselesaikan oleh sang seniman.

1. Apollo – David, Michelangelo (1530)

Terkenal Sedunia, 10 Patung Ini Ternyata Belum Selesai

Dipahat oleh salah satu seniman Renaissance paling terkenal di Italia sekitar tahun 1530, Michelangelo Buonarotti (1475 – 1564), patung marmer setinggi 1,46 meter ini disebut Apollo – David dikarenakan sejarawan pun tidak tahu patung ini menyerupai siapa, apakah dewa Yunani Apollo yang tengah mengambil panah atau tokoh terkenal agama Abrahamik, Raja Daud, yang mempersiapkan ketapelnya?

Lalu, mengapa patung ini tidak selesai? Pada 1530, Republik Firenze, kota kelahiran Michelangelo, baru pulih dari 9 bulan pengepungan selama Perang Liga Cognac (1526 – 1530) dan diduduki oleh Imperium Spanyol. Paus Klemens VII yang memerintah saat itu memesan patung pualam dari Michelangelo untuk di tempatkan di istana Baccio Valori.

Namun, saat Alessandro de’ Medici diangkat jadi adipati Firenze, Michelangelo meninggalkan Firenze, sehingga karya ini tidak pernah rampung! Akhirnya, patung ini masuk ke dalam koleksi pribadi adipati Firenze ke-2, Cosimo I de’ Medici. Sekarang, patung Apollo – David bersemayam di museum Bargello, Firenze.

2. Atlas Slave, Michelangelo (1525-1530)

Terkenal Sedunia, 10 Patung Ini Ternyata Belum Selesai

Di pahat oleh Michelangelo sekitar 1525 – 1530, patung marmer setinggi 2,77 meter ini di beri nama “Atlas Slave” dan termasuk dalam seri empat patung bernama “The Prisoner” untuk menghiasi makam Paus Yulius II yang di pesan sejak 1505 untuk Basilika St. Petrus. Terkenal telah memesan lukisan Michelangelo untuk Kapel Sistina di Vatikan, Paus Yulius II sendiri wafat pada 1513. Proyek tersebut baru selesai pada 1545 dan akhirnya di letakkan di San Pietro in Vincoli, Roma.

Atlas Slave memiliki “kawan-kawan” lain yang rupanya belum sempat di selesaikan juga, yaitu Awakening SlaveBearded Slave, dan Young Slave. Namun, karya ini membuat Michelangelo semakin terkenal dengan gaya “non-vinito” atau “belum selesai”. Para patung Slaves tersebut terlihat seperti manusia yang berusaha keluar dari cetakan pualamnya! Saat ini, Atlas Slave berdiri di galeri seni Galleria dell’Accademia, Firenze.

3. Taddei Tondo, Michelangelo (1504 – 1505)

Terkenal Sedunia, 10 Patung Ini Ternyata Belum Selesai

Dipahat pada 1504 – 1505 oleh Michelangelo, relief patung marmer yang melukiskan interaksi antara Bunda Maria, Bayi Yesus, dan Bayi Yohanes Pembaptis ini di beri nama “Taddei Tondo“. “Tondo” adalah jenis seni, baik lukisan atau patung, yang berbentuk bundar. Sedangkan, “Taddei” adalah nama seorang pedagang kaya raya, Taddeo Taddei, yang memesan karya ini.

Namun, karena masih “non-vinito“, maka masuk ke daftar ini. Kenapa karya ini bisa tidak selesai? Ya, pada tahun 1505, Michelangelo bertolak ke Roma karena di panggil Paus Yulius II yang kemudian memesan sebuah makam untuknya. Bersemayam di Royal Academy, London,Taddei Tondo adalah satu-satunya karya Michelangelo di Britania Raya.

4. Rondanini Pieta, Michelangelo (1552 – 1564)

Terkenal Sedunia, 10 Patung Ini Ternyata Belum Selesai

Rondanini Pieta, patung marmer setinggi 1,95 meter ini, tak selesai karena Michelangelo sudah meninggal pada 18 Februari 1564. Terdapat tiga versi, patung ini menggambarkan momen saat Bunda Maria meratapi tubuh Yesus yang telah di turunkan dari salib (Pieta). Saat ini, Rondanini Pieta ada di Museum Rondanini Pietà, Kasil Sforzesco, Milan.

Di hari-hari terakhirnya, Michelangelo tak puas dengan Rondanini Pieta. Ia kemudian menghancurkan sebagian besar patung tersebut, kecuali bagian tangan kanan dan kedua kaki Yesus. Nama “Rondanini” di ambil karena patung ini lama berada di Palazzo Rondanini, Roma.

5. Obelisk Aswan, Hatshepsut (Dinasti ke-18 Mesir)

Terkenal Sedunia, 10 Patung Ini Ternyata Belum Selesai

Orang Mesir Kuno suka mendirikan tugu obelisk sebagai peringatan. Di temukan di Aswan, Mesir, tugu obelisk ini memiliki panjang 42 meter dan berat lebih dari 1.000 ton, sehingga obelisk ini sepertiga kali lebih besar di bandingkan obelisk Mesir Kuno lainnya! Konon katanya, tugu obelisk ini di pesan oleh Firaun wanita ke-5 di Dinasti ke-18, Hatsheput.

Sayangnya, saat tengah di keluarkan, obelisk ini retak dan beberapa bagiannya patah. Namun, para arkeolog jadi tahu metode pembuatannya. Lubang-lubang pada obelisk tersebut ternyata adalah tempat di mana para pengrajin menancapkan potongan kayu. Kayu tersebut kemudian di beri air agar mengembang dan memecahkan potongan batu obelisk yang tidak di perlukan.

6. Monumen Kemanusiaan, Mehmet Aksoy (2009)

Terkenal Sedunia, 10 Patung Ini Ternyata Belum Selesai

Naif Alibeyoglu, walikota Kars memesan dua patung yang berjabat tangan ini sebagai tanda perdamaian antara Armenia dan Turki setelah disetujuinya Protokol Zurich di tahun yang sama. Memiliki tinggi 30 meter, patung ini bahkan dapat terlihat dari Armenia! Namun, patung ini tak kunjung selesai, padahal pergelangan tangannya sudah rampung dan siap di pasang (Tangan Persahabatan).

Berdiri di kota Kars, Turki, Monumen Kemanusiaan di pahat oleh seniman Turki, Mehmet Aksoy, pada 2009, namun tak kunjung rampung. Pada April 2011, Perdana Menteri (yang kemudian jadi Presiden) Turki, Recep Tayyip Erdogan, memutuskan untuk menghancurkan patung ini karena di anggap “mengerikan” dan dalam waktu hanya 2 bulan hingga Juni 2011, patung ini rata dengan tanah.

Aksoy kemudian menuntut Erdogan. Pada 2015, Erdogan didenda 10.000 lira Turki (hampir Rp18 juta, kurs 2020) karena di anggap menghina patung buatan Aksoy. Akhirnya, pada 2019, Mahkamah Konstitusi Turki memenangkan Aksoy atas tuntutan penghancuran patung yang di anggap sebagai pelanggaran kebebasan berekspresi oleh Presiden Erdogan.

7. El Gigante, penduduk Pulau Paskah (sekitar 1250 – 1500)

Terkenal Sedunia, 10 Patung Ini Ternyata Belum Selesai

Siapa yang tidak kenal dengan patung kepala di Pulau Paskah, Chile, yang di sebut “Moai”. Salah satu patung Moai yang terbesar adalah Paro, setinggi 10 meter. Percayakah ada yang lebih? Ada, lho! Oleh karena itulah, patung ini di sebut “El Gigante” atau “Sang Raksasa”.

Tak tergoyahkan, El Gigante di temukan di tambang batu Rano Raraku. Patung batu ini memiliki tinggi 22 meter dan berat 160 – 182 ton, atau hampir dua pesawat Boeing 737! Namun, di karenakan ukuran dan beratnya yang jumbo, Rapa Nui (penduduk Pulau Paskah) di katakan tidak dapat memindahkannya!

8. Monumen Kuda Liar, David Govedare (1989 – 1990)

Terkenal Sedunia, 10 Patung Ini Ternyata Belum Selesai

Merayakan ulang tahun ke-100 negara bagian Washington pada 1989, David Govedare memutuskan untuk membuat sebuah patung kawanan kuda untuk merayakan kaum penduduk asli dan kuda-kudanya yang pernah menduduki tanah tersebut. Menurut kisah Indian Amerika, Grandfather Spirit memberikan keranjang besar dan kawanan kuda, seraya mengatakan,

“Wahai para makhluk, tengoklah Keranjang Besar ini! Daku mengirim Keranjang berisi hadiah kehidupan ini ke seluruh penjuru alam semesta. Sekarang, ambillah kuda-kuda ini; Daku telah melepaskannya. Mereka akan menginspirasi semangat kehidupan yang merdeka dan menjadi temanmu untuk bekerja dan bermain di tanah ini.”

Terinspirasi dari kisah tersebut, Govedare ingin membuat 15 kuda besi yang seolah-olah keluar dari sebuah keranjang besar! Di gabungkan, kuda-kuda Govedare memiliki berat 453,6 kilogram! Namun, sang Keranjang Besar besi yang rencananya memiliki berat 13 ton tidak sempat selesai di karenakan dananya sudah keburu habis.

9. Kouros Apollonas, Yunani (Abad ke-6/ke-7)

Terkenal Sedunia, 10 Patung Ini Ternyata Belum Selesai

Di temukan di sebuah tambang batu purba di Apollonas, kota kecil di Pulau Naxos, patung berbahan marmer Naxian/marmer Alexander, Kouros Apollonas, memiliki tinggi hampir 11 meter dalam posisi rebah! Iya, nama pemahatnya tidak di sebut karena memang tidak di ketahui. Tak di ketahui mengapa di tinggalkan, konon, ada dua asumsi mengapa patung ini di tinggalkan begitu saja:

  • Karena terdapat kesalahan pemahatan pada patung tersebut; atau
  • Karena terlalu berat untuk dipindahkan.

Kata “kouros” dalam bahasa Yunani Kuno memiliki arti “pria remaja bangsawan”, dan patung kouros lebih sering terlihat telanjang. Kouros Apollonas yang memiliki berat 80 ton ini dapat di telusuri hingga abad ke-6 hingga ke-7. Bukan remaja pria, patung yang juga di namai Colossus Dionysus ini memiliki fisik seperti pria tua. Oleh karena itu, para arkeolog berhipotesis bahwa Kouros Apollonas di tujukan untuk antara dewa Mitologi Yunani Apollo atau Dionisos.

10. Monumen Crazy Horse, Korczak Ziolkowski (1948)

Terkenal Sedunia, 10 Patung Ini Ternyata Belum Selesai

Didirikan di Black Hills, Dakota Selatan pada 1948, patung pahatan wajah ini didedikasikan untuk pemimpin suku Indian Oglala Lakota pada abad ke-19, Tashunka Witko (Crazy Horse), yang menentang pemerintah AS demi melindungi suku Lakota.

Pada 1939, pemimpin Oglala Lakota saat itu, Mato Naji (Henry Standing Bear), menulis surat kepada pemahat Polandia-Amerika yang terkenal sebagai salah satu pemahat Mount Rushmore, Korczak Ziolkowski, untuk mendirikan patung peringatan untuk Crazy Horse. Katanya,

“Saya dan para tetua lainnya ingin orang kulit putih tahu bahwa orang kulit merah juga memiliki pahlawan yang hebat.”

Pembangunan patung Crazy Horse dimulai pada 1948 dengan meledakkan batu di Black Hills. Berjuta-juta ton batu telah diledakkan dari Black Hills untuk membangun patung tersebut. Namun, pembangunan sempat terhambat karena wafatnya Ziolkowski pada 1982.

Hingga saat ini, patung Crazy Horse yang masih berbentuk wajahnya saja tengah dalam tahap pengerjaan dengan peralatan yang lebih mutakhir. Diproyeksikan, jika selesai, patung ini akan berdiri setinggi 172 meter, menjadikannya patung tertinggi ke-2 di dunia! Semoga saja cepat selesai, ya!

Terkenal Sedunia, 10 Patung Ini Ternyata Belum Selesai

Meskipun belum selesai, ternyata suatu karya seni bisa memiliki nilai yang tinggi. Bukan untuk di contoh, entah karena teralihkan oleh ide, di paksa keadaan, atau sudah keburu di panggil menghadap Yang Maha Kuasa, karya-karya mereka terpaksa mereka tinggalkan begitu saja, menyisakan tanda tanya.